William Shakespeare

Fair is foul, and foul is fair
(Macbeth)

To be or not to be that is the question
(Hamlet)

Some are born great, some achieve greatness, and some have greatness thrust upon them
(Twelfth Night)

Iklan

{Ficlet} PAIN

 

Title                : Pain

Author          : Chocola

Length           : Ficlet

Genre              : Suffer

Cast                 : Choi Hyesun, Lee Dong Hae(?)

OST                : Park Bom – Don’t Cry

***

~Author’s POV~

Gadis itu mematung ditempatnya beberapa saat menatap beranda diluar dari sudut kamarnya yang remang. Beranda kamarnya yang berada dilantai dua itu begitu gelap,dingin udara malam pasti akan menusuk kulitnya jika ia keluar terlebih saat ini dia hanya mengenakan gaun tidur tipis yang sudah tentu tidak banyak membantu.

Wajah pucat dan cekung, lingkaran hitam di mata serta rambutnya yang acak-acakan menggambarkan hatinya yang kini juga sedang tak karuan. Resah,lelah,gundah,sedih,cemas, perasaan-perasaan seperti itu yang tengah berkecamuk didalam dirinya yang tak dapat dipungkiri menggerogoti setiap perasaan bahagianya. Seakan ia adalah manusia yang telah bertemu dementor dan kehilangan semua kenangan kebahagiaannya.

Gadis itu lalu berjalan terhuyung-huyung menuju satu-satunya pembatas antara dirinya dengan beranda yang gelap dan dingin itu. Ia membuka tautan dua jendela besar yang menahannya menuju beranda, jendela-jendela besar itu terbuka dan angin malam yang berhembus tak dapat terelakan lagi. Sebagian angin-angin itu menyusup kedalam gaun tidurnya dan menyapa kulit hingga kedalam tulang-tulangnya, tapi reaksi gadis itu nihil. Ia seakan kehilangan inderanya untuk merasakan hawa dingin, meski gontai ia secara pasti terus melangkah menuju ujung berandanya.

Sebagian angin menyapu rambut panjangnya yang dia biarkan tergerai, rambutnya kadang melayang. Namun kadang menjadi tenang jika angin-angin itu sudah bosan untuk mempermainkannya. Gadis itu menghentikan langkahnya, tangannya ia gunakan untuk menahan berat tubuhnya. Ia menengok sebentar kebawah dari tembok pembatas diujung beranda yang berdiri kokoh sebatas dadanya. Ia baru sadar bahwa selama ini dia menempati kamar yang begitu tinggi, tanah begitu jauh dari tempatnya kini berpijak. Kakinya yang bertumpu pada lantai-lantai dingin mulai kehilangan kekuatannya, ia rasakan kakinya mulai lemah dan mungkin saja setelah ini dia ambruk.

Gadis itu kembali diam,kali ini matanya menerawang. Ia berkutat dengan pikirannya sendiri, ia tak yakin akan melakukan ini semua tapi dirinya yang lain berkata bahwa ini adalah satu-satunya cara agar penderitaannya berakhir. Satu-satunya cara agar hatinya tidak akan sakit maupun tergores lagi.

Ia menaikkan tubuhnya perlahan keatas tembok pembatas berandanya, terakhir ia merentangkan tangannya bersiap untuk terjun dari berandanya ke tanah yang ada puluhan meter dibawah. Ia siap mati, memang itu yang dia inginkan. Ia ingin mati agar ia tak merasa sakit lagi, ia ingin hatinya tak rapuh lagi. Mati, mungkin akan ada kedamaian abadi setelah ia melompat. Ia ingin mati saja agar semua penderitaannya berakhir.

“Selamat tinggal dunia, selamat tinggal Lee Dong Hae……”

***

Park Bom – Don’t Cry

Romaji

sarangeun neomu swibge byeonhaeman gatjyo
seoro yogsim soge apeun sangcheoman nama GOTTA LET YOU GO
(and please don’t cry)
naraneun saram cham geudaeegen motdwaetjyo
babo gateun nae mameul motjabgo neol apeuge haetjyo
(and please don’t cry)
yeogi kkajiga uri durui kkeutingayo
sesangi uril heoraghalttae geuddae kkajiman
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
ginagin yeohaengi kkeutnatjiman
tto eonjengan majuchigetji
daeum sesangeseo kkog dasi manna
haruga meolge urin maeil datwojyo
geuddaen mwoga geuri bonhaetdeonji maeil bameul oreotjyo
(Baby I cried)
neoraneun saram cham naegen musimhaetjyo
gilgo ginagin bameul jisaeneun nal hollo dueotjyo
(Baby I cried)
yeogikkajiga uri durui kkeutingayo
sesangi util heoraghal ttae geuddae kkajiman
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
ginagin yeohaengi kkeutnatjiman
ddo eonjengan majuchigetji
daeum sesangeseo kkog dasi manna
gakkeum nunmuri nal chajaol ddaemyeon
areumdawotdeon uril gieog halgeyo
geudaedeo isang apeuji marayo jebal
And please don’t cry
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
ginagin yeohaengi kkeutnatjiman
ddo eonjengan majuchigetji
daeum sesangeseo kkog dasi manna

Hangul

사랑은 너무 쉽게 변해만 갔죠
서로 욕심 속에 아픈 상처만 남아 GOTTA LET YOU GO
(and please don’t cry)
나 라는 사람 참 그대에겐 못됐죠
바보 같은 내 맘을 못 잡고 널 아프게 했죠
(and please don’t cry)
여기까지가 우리 둘의 끝인가요
세상이 우릴 허락할 때 그때 까지만
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
기나긴 여행이 끝났지만
또 언젠간 마주치겠지
다음 세상에서 꼭 다시 만나
하루가 멀게 우린 매일 다퉜죠
그땐 뭐가 그리 분했던지 매일 밤을 울었죠
(Baby I cried)
너 라는 사람 참 내겐 무심했죠
길고 기나긴 밤을 지새는 날 홀로 두었죠
(Baby I cried)
여기까지가 우리 둘의 끝인가요
세상이 우릴 허락할 때 그때 까지만
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
기나긴 여행이 끝났지만
또 언젠간 마주치겠지
다음 세상에서 꼭 다시 만나
가끔 눈물이 날 찾아 올 때면
아름다웠던 우릴 기억 할게요
그대 더 이상 아프지 말아요 제발
And please don’t cry
IT’S OKAY BABY PLEASE DON’T CRY
기나긴 여행이 끝났지만
또 언젠간 마주치겠지
다음 세상에서 꼭 다시 만나

Translation

LOVE seems to change so easily,
In place of our own greed, a painful scar is left,
Gotta let you go
And please don’t cry
I guess I was not really the person for you
I couldn’t hold back my stupid heart
Which pained you
And please don’t cry
Refrain:
Here is the end for the both of us,
And until the world would allow our love then,
Chorus:
It’s okay baby please don’t cry,
This long journey is about to end.
But someday, we will meet again,
In the next life, we will see each other again
Verse Two:
Everyday, we are blinded by our anger,
What we were fighting about every minute,
I cried every night,
Baby I cried
All the long nights
I stayed up late crying,
I spent them all alone
Baby I cried
Refrain:
Here is the end for the both of us,
And until the world would allow our love then,
Chorus:
It’s okay baby please don’t cry,
This long journey is about to end.
But someday, we will meet again,
In the next life, we will see each other again
Bridge:
Sometimes, when tears come to me,
I remember our beautiful memories
I hope that you won’t be hurt more,
And please don’t cry
Chorus:
It’s okay baby please don’t cry,
This long journey is about to end.
But someday, we will meet again,
In the next life, we will see each other again

***

Gadis itu mencondongkan tubuhnya kedepan, ia terlihat sangat siap untuk melompat dan mengakhiri hidupnya. Ia menutup matanya, membiarkan kematian secara cepat menjemputnya. Inilah akhir hidupnya, sebentar lagi dia akan mati dan semuanya akan usai. Termasuk perasaan-perasaan yang setiap hari menggerogotinya. Hidupun percuma sebab dia tidak pernah merasa hidup lagi semenjak ia mengenal laki-laki bernama Lee Dong Hae. Ia sadar mencintai seseorang yang tak pernah menyadari keberadaannya adalah kesalahannya yang paling fatal, menggilai laki-laki itu hingga hidupnya seperti neraka adalah sebuah mala petaka. Jadi lebih baik dia mati.

Geumanhae..

Gadis itu membuka matanya, ia mengurungkan niatnya untuk melompat. Ia mendengar suara itu dengan sangat jelas.

“Andweeeee!!!” raung gadis itu.”Aku akan melompat,aku akan melompat!!” Gadis itu kini bukan hanya meraung, ia mulai meneteskan air matanya.

Geumanhae..

“Suara ini jelas suara Lee Donghae tapi tidak mungkin dia ada disini! Tidak mungkin, jangan membuatku bertambah sengsara lagi, tolong biarkan aku mati!!”Gadis itu meraung-raung seperti kesetanan, ia menutup telinganya rapat-rapat dengan kedua tangannya berharap suara itu akan menghilang agar ia bisa melanjutkan aksi bunuh dirinya.

Geure, aku memang bukan Lee Dong Hae.
Tapi aku adalah suara hatimu yang tergambar sebagai suara Lee Dong Hae karena kau sangat mencintai laki-laki itu.
Choi Hyesun, jangan lakukan itu!Jangan mati!

“Aku sudah tidak tahan! Tolong biarkan aku mati! Biarkan aku mati!” Hyesun mencoba melompat lagi, ia sudah siap untuk terjun dengan merentangkan kedua tangannya lagi. Ini saatnya, dia harus mati sekarang.

Baik,lakukanlah jika memang kau merasa mati itu lebih baik.
Lakukanlah, aku tak akan menahanmu lagi!

Hyesun memejamkan matanya, ia yang tadi berjongkok kini mulai berdiri pelan-pelan. Tangannya sudah membentang lebar mengisyaratkan dirinya sudah siap menghadapi kematian.

Satu…

Dua….

Tii…………

Kau pikir kau sudah tidak punya masa depan?
Bagaimana kalau seandainya dengan kau mati kau benar-benar telah menutup jalanmu sendiri.
Bagaimana jika ternyata setelah ini kau akan benar-benar bertemu dengan Lee Dong Hae, dia akan menyukaimu…..
Kau tidak pernah memikirkan semua kemungkinan-kemungkinan itu?

“Jangan bicara tentang seandainya denganku! Aku muak berada dalam dunia palsu berisi harapan-harapan sampah yang dipenuhi kata SEANDAINYA!!!”

“SEANDAINYA dia bukan Lee Dong Hae super junior yang digilai banyak gadis!”

“SEANDAINYA aku bukan fans dan dia bukan idola melainkan manusia biasa sama sepertiku!”

“SEANDAINYA kami saling mengenal sejak awal…”

“Sampai kapan aku harus berada dalam dunia hayal seperti itu hah? Aku muak,aku lelah!”

Tubuh Hyesun menggigil hebat, bukan saja karena udara malam yang menusuk tulangnya namun juga kini dia tengah berdebat hebat dengan dirinya sendiri.

Kau bodoh…
Kenapa hanya karena seorang laki-laki kau memilih mati huh?
Pabo! Pabo! Pabo!

Kalimat itu telak menohok Hyesun, ia tersenyum pahit. Terdengar sangat bodoh bukan? mati karena seorang laki-laki…

Hidupmu masih sangat panjang Hyesun-ah…
Rasa sakit yang kau rasakan saat ini mungkin akan hilang terhapus oleh waktu, seseorang akan datang membantumu menghapus semua rasa sakit itu…
Percayalah, sebab tidak ada kesedihan yang abadi di dunia ini…
Begitu pula dengan kebahagiaan, tak ada yang abadi..
Kau hanya perlu berdiri, bertahan di tengah ombak yang terus berusaha menenggelamkanmu. Bertahan dari angin yang terus menghempasmu…
Hidupmu terlalu berharga untuk kau akhiri sekarang!
CHOI HYESUN! Teruslah Hidup!

Hyesun menangis hebat sambil menggigit bibir bagian bawahnya hingga suara tangisannya tidak dapat terdengar. Ia berjongkok, perlahan-lahan menurunkan tubuhnya dari tembok di tepi berandanya. Ia merasa malu pada dirinya sendiri. Benar-benar pikiran yang sangat bodoh !

Sekarang tidurlah…
Kau perlu mengistirahatkan tubuhmu…
Bimbing rasa sakitmu kedalam mimpi.
Hanya malam ini saja kau boleh meratapi semua itu, saat kau bangun nanti kau akan menjadi jiwa yang baru. Hyesun yang baru, Hyesun yang lebih tegar…

Gadis itu berusaha berjalan masuk kedalam kamar tidurnya dengan sisa-sisa tenaga yang dia miliki. Ia akan menuruti kata hatinya, tidur. Dia sangat benar, mati? Bukankah Tuhan tidak akan menerima manusia yang mati karena bunuh diri? Dia harus tetap hidup!

Hyesun menarik selimutnya, lalu menghempaskan tubuhnya ke ranjang ukuran king size nya. Ia berusaha memejamkan matanya sambil menghimpun semua rasa sakitnya. Malam ini adalah saat terakhir dirinya merasakan hal ini, esok akan lahir Hyesun yang baru. Yang lebih tegar menghadapi rasa sakitnya sendiri.

Jaljjayo~~

***

Saat dirimu berada diambang kepedihan yang dalam.
Hanya tersisa suara hatimu yang akan membimbingmu melakukan hal yang benar.
Berhati-hatilah sebab bersama datangnya suara hatimu terdengar pula rayuan yang sesejuk angin sore membuai manusia jatuh kejurang kesengsaraan yang dalam…
Dengarkan suara hatimu, sebab dia tidak akan menjerumuskanmu.

***

FF bukan yah?-_-
Maaf lagi-lagi saya curhat 😀
Sebelum muncul berbagai pertanyaan saya mau bilang. Semua ini fiksi belaka, gak pernah terjadi di dunia nyata…
Cuma pernah terjadi dalam otak saya.
Inspirasi ini dateng setelah sekian lama terombang-ambing(?) galau berkepanjangan, pas moment masang pager di beranda atas kepikiran kalau aku lompat enak kali ya?
#stress T.T
Tapi tentu aja cuma pikiran, saya tidak mungkin mewujudkannya. Maaf FF nya gaje-_-
Makasih udah mau baca^^
Bye2
Sampai ketemu di FF saya yang lebih waras
#bow

***

{SunMin Couple} First Meet

 

~Coming Soon~

 

Title      : {Sun-Min couple} First Meet
Author : Chocola (Choi Hyesun )
Genre   : Family,Friendship, etc
Length : one shoot-continue
Cast :
1. Shim Changmin (DBSK)
2. Choi Hyesun (OC)
3. Jang Geun Suk as Choi Seunghoon
4. Changmin’s parent
5. Hyesun’s parent

 

~Chocola~

 

Attention

Annyeonghaseyo^^
#bow

Choi Hyesun here…

Aku mau kasih tau aja buat reader FF aku, mianhae 3 minggu kedepan aku mau hiatus dalam rangka UAS. Setelah UAS aku punya beberapa FF buat dikerjain. So, Jangan sampai ketinggalan ama tulisan-tulisan aku XD

Oh iya di WP ini juga bakal ada Couple tetap yang bakal exist, hehehe

Changmin-Hyesun ada yang punya saran couple ini punya singkatan apa? Hyemin? ChangSun? SunMin? XD

Bakal ada FF mereka dari mereka ketemua ampe mereka nikah dan punya anak Xd

Selain itu tentu aku bakal nyelesain FF utangan juga, masih ada juga project FF One Shoot yang bakal aku garap? Are you ready?
#PLAAAAAAAAAAAAAAAAAK

 

Annyeong^^
#lambaiin tangan ala2 miss korea

Demo !!!!

Title            : Demo !!!

 

Author       : Choi Hyesun

 

Genre         : GaJe, Gak Penting, Gak Jelas, Abu2*bukan putih abu2*

 

Length       : One Shoot

 

Ratings       :General

 

Cast            : Semua cast yg pernah nongol di FF-FF aku

*****

Ehem…. tes..tes….
Annyeong yeorobun…^^

Mo kasih tau aja ini bukan FF sih sebenernya, Cuma iseng….

Dan ini Gak Penting banget sumpah….

Tulisan ini terinsipasi dari FF KeNamgiL yg introgasi Kyuhyun gitu ceritanya, mian aku lupa judulnya
:p
Hahahaha… isinya jelas beda soalnya FF2 kita beda ya Ken *sok akrab*..Cuma intinya kita sama2 bahas FF-FF kita dalam satu tulisan XD #mian kalo aku salah tafsirin :p

Hohohoho..buat yg beneran butuh hiburan silahkan lajutkan, kalo yg bener2 mo baca FF silahkan puter balik soalnya ini bukan FF yang anda cari, Otte?? kekekeke
Gomawo

*****

~Author POV~

Seorang yeoja berambut coklat panjang tergerai terduduk diam di ranjang ukuran king size-nya. Matanya tak ia biarkan sedetikpun beralih dari laptop Toshiba hitam kesayangannya. Sebenarnya matanya kini sudah sangat memburuk, ia menjadi kurang jelas melihat, yang jauh kelihatan buram, bahkan akhir-akhir ini dalam radius dua meter dia juga tidak bisa melihat dengan jelas. Kebiasaan mengetik sambil berbaringlah yang membuat kesehatan matanya memburuk. Tapi apakah itu alasan baginya untuk berhenti menulis? berhenti berimajinasi? tentu tidak.

“ Ya ! pabo aku mau protes…………..” Donghae masuk dari arah pintu kamar yang terbuka lebar.

“Hmmmmmmm……………” respon yeoja itu singkat.

“Ya ! Bisa kau berhenti menatap laptop sialan itu sebentar??? bukankah aku bias no. 1 mu hyesun-ah???” donghae menggoda yeoja itu dengan mencolek sedikit dagunya.

“Ya ! Lee Dong Hae jangan berisik atau aku berhenti menjadi ELFISHY mulai sekarang!!!!” ancam yeoja itu.

“Ya ! Shireeoooo…Whae??? memang kau bisa temukan ikan tampan selain diriku huh???” Donghae merebut laptop dari tangan Hyesun.

“Kembalikan !!!!!” Hyesun merebut paksa laptop toshiba-nya, yeoja itu seperti mendapat tambahan tenaga bola nasi momotaro jika sedang menulis dan ia mendapat gangguan. Dengan sadis ia menggetokkan dasar laptopnya pada kepala Donghae.

“Appppppoooooooooo…………….” donghae meringis sambil mengusap-usap kepalanya yang berdenyut.

“Whae??? kenapa berisik sekali??? aku sedang menulis kau tahu?? Aku buntu meneruskan semua FF series ini dan banyak sequel-sequel FF One shoot-ku yang belum aku selesaikan. Jangan ganggu aku !!!!”

“Ya ! Sejak kapan kau jadi segalak ini…. dan sejak kapan kau jadi uring-uringan gara-gara FF, bukankah biasanya kau uring-uringan jika melihat aku bersama Yoona, Eunsoo atau Jessica??????”

Seketika Hyesun mengeluarkan death glare pada Donghae…. Yuuupp… namja itu sudah mengeluarkan kata-kata tabu yang bisa mengiritasi telinga dan hati Hyesun.

“Oke……….aku tidak akan pernah bercanda soal hal ini lagi…..”Donghae menunjukkan dua jarinya tanda ia tidak mau Hyesun mengamuk malam ini.

“Hmmmmmmmmm……………” Hyesun menyipitkan matanya lalu kembali berkutat dengan laptopnya.

“Ya ! Aku belum selesai bicara……………”

“Awwwwwwwwwrrrggg………WHAEEEEE??????” Hyesun mengacak-acak rambutnya frustasi. Ia menyerah, inspirasi FF-nya hilang seketika. Ia kemudian meng-turn off kan laptopnya dan mulai mendengarkan donghae dengan serius, ia mau donghae cepat selesai jadi ini lah satu-satunya cara. Atau FF-FFnya tidak akan pernah selesai.

“Aku mau protes, kenapa FF pertamamu…..ani… FF pertama kita kau hapus????”

“Yang mana?? FF pertamaku ‘He Is AB’ pabo!!!”Hyesun yang entah mendapat Hammer dari mana langsung menggunakannya untuk memukul kepala donghae. Untungnya hammer itu plastik.

“ Ya! Jangan bilang kau lupa…….. ‘Love In Myeongdong’ kau lupa??? Yang isi ceritanya pertemuan kita di Myeongdong ,aku tak sengaja merusak HP-mu ketika aku berlari dari kejaran fans?? kau lupa???” kata donghae dengan ekspresi yang benar-benar lebay XD

“Oh itu……bukankah sudah aku hapus beberapa jam setelah aku terbitkan… hanya ada satu orang yang sempat membacanya…*HyunHee* aku tidak tahu apakah orang itu ingat dia pernah membacanya, sebab itu lama sekali.. Lagi pula waktu itu setelah kubaca ulang hasilnya benar-benar payah T__T”

“Ya ! Tapi bukankah itu artinya momen kebersamaan kita berkurang ! Memangnya kau sering membuat FF tentangku huh??? Jarang !!!! FF-mu kebanyakan di dominasi KYUHYUN !!!!”*Capslock jebool XD*

“Entahlah. rasanya menjadikan Cho Kyuhyun sebagai main cast itu lebih asyik…. FF-nya menjadi berwarna karena banyak kemesraan terselubung yang dapat tercipta……tidak seperti jika membuat FF dengan main cast oppa….”

“Whae??? aku kenapa??”

“Hmm……..entahlah, wajahmu membayang-bayangi aku tiap kali membuat FF tentangmu…………”

“Nah……bukankah bagus, sudah seharusnya seperti itu…”

“Salah, wajahmu itu ‘blues’ ngertikan?? wajah ‘sad ending story’ -_______-“

“HAAAAAAAAAA????????????”

“Tidak usah heran begitu…coba oppa tanya readers, mereka pasti setuju…” *readers angguk2*

“Andweeee………harusnya kau menciptakan aku dengan image ber-kharisma… atau dengan image ‘badboy’ itu pasti keren…….” Donghae tersenyum narsis membayangkan dirinya dengan image yang pasti membuat banyak yeoja klepek-klepek itu.

“Maksudmu kau ingin berperan seperti Bu Puo Shang lagi huh???” Hyesun sekarang bertampang luar biasa menakutkan… lebih menakutkan dari setan versi Misae yang dibayangkan Shinchan.

“Whaeee???”tanya donghae sambil berusaha menenangkan bulu kuduknya yang berdiri *berdiri terus, duduk kek..emangnya gak capek apa??*

“Kau enak ya… bisa pegang-pengang tubuh yeoja-yeoja sexy..kau tidak tahu aku dirumah huh??? aku hampir mati karena terus menahan nafas melihatmu begitu…. belum jantungku yang memacu darahku cepat….rasanya aku benar-benar ingin melempar remote ke TV kalau aku tidak ingat appa telah susah payah membelikanku TV………….”

“Aniyaaaa………semua itu acting…. just acting beibh….” bujuk Donghae.

“Yang mana paling kau suka…manager-mu? Bianca ? atau Ivy????”

“Yeobo…kau yang paling aku suka jangan marah dong…………” Donghae mengusap-usap rambut panjang Hyesun untuk meredakan emosi yeoja itu.

“Mana yang ukuran dadanya melebihi aku???”

“Nah…yang itu yang membuatku bingung yeobo..kaukan 32 B…kalau manager, Bianca dan Ivy….. milik mereka sepertinya lebih besar…..  apalagi manager…  tubuhnya indah… menyerupai huruf  S…. dari pada Ivy dan Bianca aku lebih banyak adegan dengan dia… aku senang^^” Donghae mengucapkan kata-kata itu dengan polosnya, tanpa ia sadari yeoja disebelahnya sudah sepenuhnya menyerupai Seiya…. tinggal menghimpun tenaga sebentar yeoja itu akan segera melepaskan jurus kamehameha-nya*dragon ball mode*

“Yeobo…eehh..mianhae……..”

“Changmin oppa sedang apa ya????” Hyesun mengeluarkan handphone dari saku piyamanya dan bersiap untuk menekan nomor panggilan 4 yang berarti itu adalah panggilan untuk Changmin.

“Ya ! kau mau berselingkuh dengan namja tinggi berlebihan itu huh? namja tiang listrik???”

“Ya ! Tidak sopan…. begitu-begitu dia yang menemaniku berobat keluar negeri di ‘You are my inspiration’ dia baik dan dia tidak cengeng..catat ! dia tidak CENGENG !!!”

“Ya ! Aku tidak secengeng kedengarannya, kau yang membuat image-ku terlihat terlalu cengeng di FF itu…..Istri durhaka !!!”

“Ya ! Kau pikir itu salah siapa oppa? Kau tidak ingat di ‘My Endless Love’ aku mengalah pada Yoona eonni, kau pikir karena membuat FF itu aku sudah menangis berapa kali??berapa lama aku kehilangan selera makan?? berapa hari aku GALAU HUH??”

“Siapa suruh kau membuat FF macam itu?? malah membuat hatimu sakit sendiri!!!”

“Ya ! Itu karena aku baca di blog tentang bukti-bukti kedekatanmu dengan Yoona eonni !!!”

“Apa aku pernah bilang itu semua benar?? Kau saja yang mengasumsikan itu benar…”

Hyesun terdiam….tapi ia berpikir sejenak, Donghae benar. bukankah tidak pernah ada pernyataan resmi tentang berita itu.

‘Shiit…. hoax……….berita hoax memang menyebar cepat dan kebanyakan hanya  kabar angin’ batin Hyesun.

“Ya ! Lalu kenapa?? aku tanya kenapa FF-mu di dominasi KYUHYUN???”

“Apa? Kenapa? Memang menurutku dia yang cocok jadi karakter itu….buatku kecocokan karakter yang penting!! Bukan sekedar karena oppa biasku lalu aku harus membuat FF yang semua main castnya oppa……” ‘bisa-bisa reader-ku eneg bacanya-_-‘ sambung Hyesun dalam hati.

“Hmmmm…tapi apa tidak berlebihan dia jadi maincast di ‘Let Me Say Sorry’ ‘Hot Times’ ‘Don’t Worry I’m here’ ‘Revenge For King and Queen of Evil’ apa kau menerima sogokan dari dia agar dia selalu jadi main cast?? mengaku saja hyesun-ah !!!”

“Aniya……… semua aku bangun berdasarkan kecocokan karakter. Harus berapa kali aku bilang sih???”-_-

“Ya ! Jujur saja yeobo !!!”

“Aiiishhh…kau mau tahu yang sebenarnya??? Baiklah….. Oppa tau saat aku mengerjakan FF ‘You are my Inspiration’ dan ‘Forever With You’ aku selalu menemukan sad ending untuk kita……..aku juga tidak tahu kenapa oppa……..kenapa rasanya susah untuk mencapai happy ending dengamu???” Hyesun mulai meringkung dan ia memeluk kakinya erat sambil menangis.

“Yeobo……..mianhae…….Uljima…………”

“Di FF ‘Forever With You’ aku membuat karakter yeoja sesuai hatiku oppa……….aku akan melakukan hal yang sama dengan Haerin…….”

“Mwo??? bunuh diri???”

“Andweeee……… bukan itu yang kuharapkan!!!! Jangan bicara tentang mati…”

“Aku terlalu mencintaimu oppa……rasanya aku ingin ikut mati jika oppa mati…….”

“Andweeee Hyesun-ah..kita tidak akan mati…………” Donghae memeluk Hyesun. Keduanya menangis bersama-sama.

Bruuuk………Prang…….Blaaaaaam……………….

Tiba-tiba saja terdengar kegaduhan diluar kamar mereka.

“Whaeyo??” tanya donghae sambil menyeka air matanya.

“Molla……..” geleng Hyesun cepat.

“AUTHOOOOOOR !!!!!!! CHOI HYESUN !!!!!!!!!” Suara rombongan orang yang sangat banyak sedang mendekat kearah mereka.

“MWOOOOOOO??????????” Hyesun dan Donghae terkejut mendapati semua datang. Semua……..semua cast yang pernah muncul di FF Hyesun.

“Aku mau protes !!! kenapa di akhir FF ‘ Sequel Will You Marry Me Lee Sung Min’ kami berakhir dikunci diruang sauna??? kapan kami dikeluarkan??? Hyesun-ah..kau mau memanggang kami hidup-hidup huh???” Eunhyuk mulai menyatakan isi hatinya.

“Ya ! Akukan sudah bilang diakhir FF itu…setelah Hyeri eonni dan Sungmin oppa beli ice cream kalian akan dikeluarkan….nyatanya kalian hari ini masih hidupkan?? jangan terlalu dipusingkan !!!!”

“Aiiiiisssh…tapi readers menangkapnya tidak jelas….lagi pula kenapa aku ikut kau hukum??? Akukan tidak pernah mengunci Hyeri didalam ruang sauna !!!!!” Protes Kyuhyun.

Heechul ikut maju dan mulai marah-marah“Ya ! Ya ! aku mau protes ! Kenapa diakhir ‘He Is AB’ muncul 3 orang yeoja tidak jelas…. Ga In…HyunHee…dan kau thor…..kau mau numpang tenar???” Kini tangan Heenim sudah ada dipinggangnya.

“Whae??? terserah aku……… lagi pula siapa yang mau membiarkan Donghae,Kyuhyun dan Yesung menganggur tanpa pasangan??kekekekke….”kekeh Hyesun tak berperasaan.

“Oh iya, di ‘He Is AB’ last part kenapa kau membuatku harus berlutut memberi bunga mawar pada donghae??? aku kan normal !!!!”Protes Eunhyuk lagi.

“Oh…itu karena beberapa hari sebelum aku menulis last part aku menemukan fotomu yang sedang berlutut menyerahkan bunga mawar pada haeppa….itu murni kesalahanmu….fotomu itu yang memberiku inspirasi aneh itu………..”

“Ya !!!!” Eunhyuk yang kesal ingin langsung menelan Hyesun saja rasanya, tapi donghae menghadang couple-nya itu menyakiti Hyesun.

“Hooooyyyy………….. Aku juga mau protes!!!!!!” Siwon melangkah maju, polo shirt dan kacamata hitamnya membuat Hyesun sedikit tercekat. Ia ingat eomma-nya pernah bilang ingin punya menantu seperti Siwon, tampan,tinggi,abs sempurna dan tentu saja kaya. Tetapi menantu yang ia sodorkan malah berbeda jauh, pendek,cengeng…yah…begitulah… *digetok donghae*

“Protes apa??” tanya Hyesun ketus.

“Kenapa kau betah sekali menggantung FF-ku ?? ‘My Teacher My Love’ bukankah sudah ada sejak September tahun lalu, kenapa tidak kau lanjutkan???? Lalu harusnya Hyeri itu jadi milikku atau Kibum sih????”

“Ya ! Itu………….itu…………………” Hyesun menggaruk-garuk kepalanya.

“Hyeri milikku saja ya thoooooorrr???” Kibum maju sambil menarik tangan Hyeri.

“Ya ! Milikku!!!!” Siwon menarik Hyeri mendekat.

“Ya !” protes Kibum.

“Ya ! Kalian berhenti tarik-tarik aku sakit nih…….” Hyeri melepaskan diri dari pertengkaran Siwon dan Kibum.

“HYESUN-AH!!!! Kau harus segera menentukan nasibku jangan terus-terusan menggantung aku seperti ini!! “ Hyeri mulai memarahi Hyesun, Hyesun hanya tertunduk.

“Mianhae eonni……………”

“Ya ! Aku belum selesai, kenapa kau memberiku peran ahjussi di ‘Love In The Ice’ ??? Aku masih muda !!!! Dan aku tidak senarsis seperti di FF ‘My Teacher My Love’ tau………..” Protes Siwon lagi.

“Ya ! Itu karena image-mu di FF yang pernah aku baca masih terus terbayang. Lagi pula baguskan??? Sesekali lepaskan image alim-mu dan jadilah bad boy…kekekekkeke”

“Aiiiiiiiiiiiissssssshhhh………………”

“Hoooooy……..Hyesun-ah…………” Seorang yeoja maju langsung saja mencubit pipi Hyesun.

“Whae Ryeona eonni????”

“Adegan ciumanku dengan Sehun ditambah lagi ya porsinya, readers kan sangat suka adegan itu…………..”

“MWOOOOOO???” *readers geleng2* *dalem hati ngangguk2* *plaaaaaak*

“Mereka suka Ryeona denga Sehun….tapi ingat kau jangan macam-macam pada Jongwoon…awas kau !!!!” Ryeona lantas mundur kebelakang menghampiri Sehun yang dari tadi diam mengamati keadaan aneh disekitarnya.

“Sehun-ah come too noona ppaliwa……….” kata-kata itu yang terakhir bisa Hyesun tangkap sebelum kegaduhan mulai lagi. Cast-cast di FFnya mulai demo kembali.

“Hyesun-ah…………ada apa denganmu???? Kenapa aku jadi Ayu Ting-Ting dadakan di ‘Revenge For King and Queen of Evil’???? memang korea tau Ayu Ting-Ting huh???”HyunHee mengikuti aksi Ryeona tadi, mencubit-cubit pipi Hyesun. ia tarik kuat pipi yeoja itu kekanan lalu kekiri.

“Hahahahha..lucukan????”

“Pabo !” -_-

“Lagi pula siapa itu Master Limbad dan Pak Tarno??? aku tidak kenal….”Kyuhyun ikut protes.

“Kau sudah tau HyunHee-ya??? dia memasukkan kita di FF ‘Love In The Ice’ tapi hanya sekilas dan bahkan tanpa dialog !!”

“Jinjjja???”

“Ne…..”

“Aiiiiiiiiisssshh……………….” dengan sinis HyunHee melirik Hyesun. Hyesun hanya bisa bersembunyi dibelakang tubuh donghae.

“Ka….kalian kan pernah aku buatkan cerita khusus di FF ‘OUR FRIENDSHIP’ special ulang tahun HyunHee itu loh……. bahkan kita menikah dan melahirkan bersama….kalian senangkan???”

“TIDAAAAAAAAAAAK!!!!!!”Jawab Kyuhyun dan HyunHee kompak.

“Ya sudah…………”-_-

“Changiiiiiiii aku pulang………………..” Changmin berada didepan pintu kamar langsung membuka lebar kedua tangannya, berharap dia mendapat pelukan hangat dari Hyesun.

“Ya ! Jangan panggil istriku dengan sebutan Changiii………kau mau mati huh???”Donghae menyibak kerumunan dan langsung menghampiri Changmin.

“Mwoooo????? Hyesun-ah bukankah kau kekasihku di FF ‘Sick ???’ kau menghabiskan malam ulang tahunmu denganku kan???? bukan dengan Siluman Ikan ini????”

“Hyesun-ah??? benarkah kau membuat FF seperti itu???” Kali ini Donghae menatap Hyesun dengan tatapan nanar.

“Ne……………”Jawab Hyesun lemah.

“Aiiissshhhh……………jadi kau memang berniat selingkuh???”

“Aniya oppa……. oppa nomer satu dihatiku……….”

“LIAR !!!”

“Aku sebenarnya ingin membuat FF special birthday dengan main cast oppa juga, tapi aku sibuk………sampai akhirnya aku lupa……..”

“Ya ! alasan macam apa itu???”

“Oppa, aku bicara yang sebenarnya………..” T,T

“Hyesun-ah jadi aku kau anggap namja nomer dua huh??” protes Changmin.

“Eeeeh…..”

“Ya ! Yang konsisten…dia nomer dua..aku nomer satukan???”Serang Donghae.

“Ne………”Hyesun menganggguk pasrah.

“Aiiiiiiiiiiissssssssh………………..”desah changmin kesal.

“Changmin-ah….changmin-ah……….”tiba-tiba ada yeoja yang menarik-narik ujung kemeja Changmin.

“Siapa kau??”

“Ga In imnida……… gimana kalau Changmin sama Ga In aja???” Ga In mengedipkan matanya genit.

“Changiiiiiiiiiiii…….andweeeee………. kau masih harus mengurus ddangkoma…………” Yesung datang sambil menggendong anak mereka, ddangkoma.

“Oppa……….ddangkoma udah gede udah bisa semuanya sendiri…. Ga In Cuma bentar aja kok mau selingkuh sama Changmin-nya…yayayaya???”

“Shireeeeeeeeeoooo……….Ga In tegaaaaaaaaa………”>.<

“Ya ! Ya ! Apa-apaan ini, jangan libatkan aku dengan keluarga aneh kalian. Changmin yang sudah patah hati akhirnya ngambek lalu pergi.

“Ya !! Ya !!! Lalu bagaimana kelanjutan ‘Love In The Ice’????”

“Ya !! Jangan lupakan  ‘My Teacher My Love’ !!!!”

“Ya !!! Sequel………………”

Kegaduhan mulai lagi saat semua mulai meminta kejelasan nasib mereka semua pada author GaJe Choi Hyesun.

“Ya ! UFFFOOOOOOOO !!!!!!!!”

“Mana……mana???”

“Kabuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuurrrr……………….”

******************

-END-

*******************

Oke deh Author udah kabur ama Haeppa dari kejaran cast-cast aneh bin ajaib di FF-FF Author *ditimpukin sandal*

XD

Mian yah…..ini author beneran lagi stress….kekekkeke
Tau Rumah Sakit Jiwa yg bagus dimana gak??? tolong daftarin author dong
#Geblek

XP

Hahahahha……kira2 kalian udah baca FF author yang mana aja??

Favorit kalian yang mana??#gak ada thor abisan GaJe semua

Hahahahaha……
😀

Diatas terangkum dan cukup terwakili-lah perasaan, inspirasi ama kisah dibalik FF-FF buatan aku yg GaJe…maklumin aja yah..soalnya orangnya aja GaJe 😀
Mianhae……….

Gomawo^^
Sampai ketemu di FF-FF saya selanjutnya^^

Attention !!

Pemberitahuan buat semuanya..
terutama readers FF aku….
Aku cuma mau ngasih tau, setelah My Teacher My Love dan Love In The Ice tamat aku mau hiatus dari dunia tulis menulis beberapa saat…
Hmmmm….oke..mungkin aku gak berhenti nulis but for a while aku gak akan publish FF aku di ‘note FB’ dan kalaupun aku post aku bakal post di sini.. di WP aku….